Pengaruh Dewan Direksi, Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Profitabilitas, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pengungkapan Sustainability Report (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017) Pengaruh Dewan Direksi
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstrak
Pengungkapan laporan keberlanjutan merupakan topik yang diteliti. Tujuan penelitian menguji pengaruh dewan direksi, dewan komisaris independen, komite audit, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan sustainability report pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2017. Sustainability report pada penelitian ini diukur dengan menggunakan Indeks Global Reporting Initiative (GRI).
Seleksi sampel menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel 85 perusahaan. Data sekunder digunakan dalam riset ini. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda.
Hasil riset membuktikan dewan komisaris independen, komite audit, dan profitabilitas tidak berpengaruh positif terhadap pengungkapan sustainability report sebaliknya dewan direksi dan ukuran perusahaan yang berpengaruh positif terhadap pengungkapan sustainability report. Perusahaan diharapkan dapat mengungkapkan sustainability report melalui kinerja dewan direksi yang tercermin dalam rapat yang diselenggarakan dan pengungkapan yang dilakukan sesuai dengan indeks GRI.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Referensi
Anggiyani, S. W., & Yanto, H. (2016). Determinan Pengungkapan Sustainability Report pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Accounting Analysis Journal, Vol.5, No. 2, Hal. 1-10.
Arijanto, A. (2011). Etika Bisnis bagi Pelaku Bisnis: Cara Cerdas dalam Memahami Konsep dan Faktor-Faktor Etika Bisnis dengan Beberapa Contoh Praktis. Jakarta: Rajawali Pers.
Awalia, E. N., Anggraini, R., & Prihatni, R. (2015). Pengaruh Dewan Direksi, Dewan Komisaris Independen, Leverage, dan Aktivitas Perusahaan Terhadap Pengungkapan Sustainability Report. Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi, Vol. 10, No. 2.
Brooks, L. J., & Dunn, P. (2012). Etika Bisnis dan Profesi: Untuk Direktur, Eksekutif, dan Akuntan (Edisi 5) Buku 2. Jakarta: Salemba Empat.
Bursa Efek Indonesia. (2018, Oktober 10). Diambil kembali dari http://www.idx.id
Effendi, M. A. (2016). The Power of Good Corporate Governance: Teori dan Implementasi (Edisi 2). Jakarta: Salemba Empat.
Fahminuddin, M. (2015). "Pengaruh Kinerja Keuangan dan Good Corporate Governance Terhadap Sustainability Report pada Perusahaan BUMN yang Listed di BEI". Skripsi. Universitas Brawijaya.
Ghozali, Imam. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete dengan Program IBM SPSS 23. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hasanah, N., Syam, D., & Jati, A. W. (2015). Pengaruh Corporate Governance terhadap Pengungkapan Sustainability Report pada Perusahaan di Indonesia. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, Vol. 5 No.1, Hal 711-720.
Larassati, M. (2017). "Pengaruh Current Ratio, Ukuran Perusahaan, dan Return on Asset Terhadap Pengungkapan CSR”. Skripsi. Universitas Lambung Mangkurat.
Leimena, Y. Y. (2015). "Pengaruh Corporate Governance dan Karakteristik Perusahaan terhadap Pengungkapan Sukarela dalam Laporan Tahunan". Skripsi. Universitas Lambung Mangkurat.
Marwati, C. P., & Yulianti. (2015). Analisis Pengungkapan Sustainability Report. Jurnal Dinamika Akuntansi, Vol. 7, No. 2, Hal. 167-181.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
Raharjo, F. D. (2016). "Pengaruh Corporate Governance dan Karakteristik Perusahaan Terhdadap Pengungkapan Sustainability Report”. Skripsi. Universitas Negeri Syarif Hidayatullah.
Sutedi, A. (2012). Good Corporate Governance. Jakarta: Sinar Grafika.
Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
